Di bawah ini akan diberikan semacam pedoman untuk melakukan analisa dan memperoleh data dari setiap aspek akan mencakup :
1. Tujuan Aspek
2. Hal – hal pokok yang perlu di analisa dan ;
3. Data yang diperlukan
1. Aspek Pasar dan Pemasaran
a. Tujuan Aspek
1. Mengetahui Bentuk Pasar yang akan dimasuki baik pasar Produsen maupun pasar konsumen
2. Mengukur dan meramal Permintaan dan Penawaran
3. Mengukur Peluang Pasar dan Proyeksi Penjualan
4. Memahami Segmentasi – Target- Posisi Produk di Pasar
5. Sikap, Perilaku dan Kepuasan Konsumen
6. Program Pemasaran
a. Analisa Persaingan
b. Strategi Pemasaran
b. Hal – hal pokok yang perlu dianalisa
1. Bentuk pasar yang akan dipilih, apakah pasar Konsumen atau Produsen
2. Memperkirakan perkembangan Permintaan dan Penawaran serta akhirnya melihat peluang yang ditawarkan, yaitu dengan membandingkan Permintaan dan Penawaran, Peluang ini akan memberikan perkiraan bagi kita untuk memproyeksikan penjualan yang kita inginkan.
3. Perlunya menentukan Segmen, Target dan Posisi kita dipasar
4. Perlu menganalisa sikap, perilaku dan Kepuasaan Konsumen yang diinginkan
5. Dengan kemampuan menganalisa pesaing maka kita bisa merencanakan program pemasaran dan menentukan strategi pemasaran.
6. Biaya untuk pemasaran atau perlunya saluran distribusi
c. Data yang diperlukan
1. Bentuk pasar yang ada pada produk yang akan kita jual
2. Data Permintaan dan Penawaran Waktu lampau, atau hal lain yang bisa digunakan untuk mengestimasikan jumlah permintaan dan penawaran
3. Informasi tentang strategi penjualan produk yang kita tawarkan dan strategi yang dapat dipilih. Sebaiknya dapat mengetahui strategi penjualan dari para pesaing sehingga bisa mengantisipasi.
4. Biaya – biaya yang dikeluarkan untuk aspek ini
2. Aspek Teknik dan Teknologi Produksi
a. Tujuan Aspek
1. Menentukan Produk baik jenis, manfaat dan lain- lainnya
2. Mampu membuat skema Proses produksi sehingga dapat memperjelas cara membuat produk.
3. Membuat Perencanaan plant site
4. Menentukan dan menginvetarisasi Mesin dan peralatan yang akan digunakan.
5. Menentukan Lokasi perencanaan
6. Membuat Rencana lay out
7. Membuat atau merenovasi Bangunan dan fasilitas
8. Mengetahui dan menentukan jumlah Bahan baku dan bahan penunjang, serta ketersediaan bahan.
9. Menentukan Ketersediaan/penggunaan berbagai fasilitas
10. Merencanakan penangan Pembuangan limbah/amdal
11. Merencanakan Ongkos produksi baik biaya tetap maupun variabel.
12. Menentukan tenaga kerja baik persyaratan, kualifikasi dan kompensasi yang berkaitan dengan proses produksi
13. Membuat jadwal pengoperasian dan mulai awal produksi
b. Hal – hal pokok yang perlu dianalisa
1. Produk yang akan diproduksi
2. Proses
3. Plant site
4. Kebutuhan bahan
5. Perencanaan Lay out
6. Fasilitas yang dibutuhkan
7. Tenaga Kerja
8. Jadwal
c. Data yang diperlukan
1. Ketersediaan Bahan
2. Ketersediaan Mesin dan Peralatan
3. Ketersediaan Tenaga Kerja
4. Persyaratan Bangunan
5. Biaya – Biaya yang dikeluarkan pada aspek ini
3. Aspek Manajemen dan Organisasi
a. Tujuan Aspek
1. Mengetahui Identitas Proyek/Bisnis ( Nama, Bentuk Badan Usaha, Pelaksana, Pemilik, Proponen dll)
2. Mengetahui persyaratan dan Menentukan Legalitas Proyek/Bisnis (Badan Hukum, NPWP, SIUP dll )
3. Membuat Pengorganisasian (termasuk struktur, tugas dan wewenang)
4. Membuat Analisa Pekerjaan
5. Merencanaan SDM(jumlah tenaga yang dibutuhkan, persyaratan/kualifikasi, rekrutmen dan seleksi, kompensasi, keselamatan dan kesehatan kerja, pelatihan dll)
6. Merencanaan kegiatan dan Penjadwalan Kegiatan
d. Hal – hal pokok yang perlu dianalisa
1. Efisiensi dan Efektifitas Organisasi
2. Efisiensi dan Efektifitas Tenaga Kerja yang diperlukan
3. Analisa pekerjaan dan jabatan
4. Analisa kegiatan dan Jadwal
e. Data yang diperlukan
1. Bentuk organisasi yang efisien dan efektif
2. Ketersediaan Tenaga Kerja yang dibutuhkan
3. Upah Regional Minimum/standar penggajian
4. Peraturan pendidirian Badan Usaha
5. Peraturan ketenaga Kerjaan
6. Biaya – Biaya yang harus dikeluarkan pada aspek ini
4. Aspek Perpajakan
a. Tujuan Aspek
1. Mengetahui pajak – pajak yang menjadi kewajiban
2. Menentukan jumlah pajak yang akan dibayarkan
a. Hal – hal pokok yang perlu dianalisa
1. Peraturan Perpajakan
2. Masalah pajak dan restitusinya
b. Data yang diperlukan
1. Undang – undang perpajakan
2. Peraturan pengisian SPT
3. Pajak yang dibayarkan oleh Perusahaan
5. Aspek Keuangan
a. Tujuan Aspek
0 Mengetahui dan Menentukan Kebutuhan Dana dan Sumbernya
1 Menentukan Alokasi dana ( untuk Investasi atau aset tetap, dana operasional (working capital), Kas, biaya – biaya operasional lainnya )
2 Menganalisa Biaya Modal
3 Membuat Asumsi – asumsi yang digunakan dalam membuat proyeksi perhitungan keuangan.
4 Proyeksi Laporan Keuangan ( Laporan Rugi/Laba, Laporan Arus Kas, Laporan Neraca, Internal Rate of Return)
5 Analisa Keuangan ( minimalnya Pay Back Period, NPV, Profitabilitas)
b. Hal – hal pokok yang perlu dianalisa
1. Kebutuhan Modal/ Dana
2. Biaya Modal
3. Analisa Keuangan dan Laporan keuangan
c. Data yang diperlukan
1. Lembaga Sumber Dana dan alternatifnya
2. Jumlah Dana
3. Prosedur dan persyaratan permodalan
4. Indikator – indikator ekonomi seperti inflasi, bunga dll
5. Dasar – dasar pembiayaan.
6. Aspek Sosial Ekonomi
a. Tujuan Aspek
1. Aspek Ekonomi
a. Distribusi Nilai Tambah
b. Ketenaga Kerjaan
c. Hambatan dan dukungan
2. Aspek Sosial
b. Hal – hal pokok yang perlu dianalisa
1. Nilai tambah
2. Hambatan dan dukungan
c. Data yang diperlukan
1 Kondisi ekonomi
2 Lembaga yang terkait
computer cloud story
Selasa, 01 Mei 2012
CONTOH STUDI KELAYAKAN BISNIS
Studi kelayakan bisnis merupakan langkah awal memulai bisnis Studi kelayakan bisnis adalah sebuah penelitian mendalam tentang bisnis yang akan dijalani menyagkut banyak aspek hukum ,sosbud, manajemen keuangan, teknis operasional dan teknologi sampai pada pemasaran. dengan pertimbangan semua hal tersebut maka hasil Studi kelayakan bisnis akan digunakan sebagi acuan apakah bisnis tersebut layak dilanjutkan atau ditunda atau bahkan dibatalkan.
Aspek yang terdapat pada studi kelayakan bisnis yang terdiri dari berbagai aspek yang sudah disebutkan di atas antara lain :
1. Aspek hukum dan adminstrasi
terkait aspek legal yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
a. Perijinan :
i) Izin lokasi :
ii) Izin usaha :
• Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
• NPWP (nomor pokok wajib pajak)
• Surat tanda daftar perusahaan
• Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
• Surat tanda rekanan dari pemda setempat
• SIUP setempat
• Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan
2. Aspek sosial ekonomi dan budaya
Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :
a. Dari sisi budaya
Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
b. Dari sudut ekonomi
Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
c. Dan dari segi sosial
Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat.
Untuk mendapatkan itu semua dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.
3. Aspek pasar dan pemasaran
Berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut :
• Potensi pasar
• Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
• Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.
• Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.
4. Aspek teknis dan teknologi
Berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, lay out, dan pemilihan teknologi yang sesuai.
5. Aspek manajemen
Berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.
6. Aspek keuangan
Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.
Aspek yang terdapat pada studi kelayakan bisnis yang terdiri dari berbagai aspek yang sudah disebutkan di atas antara lain :
1. Aspek hukum dan adminstrasi
terkait aspek legal yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
a. Perijinan :
i) Izin lokasi :
ii) Izin usaha :
• Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
• NPWP (nomor pokok wajib pajak)
• Surat tanda daftar perusahaan
• Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
• Surat tanda rekanan dari pemda setempat
• SIUP setempat
• Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan
2. Aspek sosial ekonomi dan budaya
Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :
a. Dari sisi budaya
Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
b. Dari sudut ekonomi
Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
c. Dan dari segi sosial
Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat.
Untuk mendapatkan itu semua dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.
3. Aspek pasar dan pemasaran
Berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut :
• Potensi pasar
• Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
• Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.
• Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.
4. Aspek teknis dan teknologi
Berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, lay out, dan pemilihan teknologi yang sesuai.
5. Aspek manajemen
Berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.
6. Aspek keuangan
Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.
Langganan:
Komentar (Atom)